Program Pengabdian Kepada Masyarakat: Pelatihan Penerapan Incubator Egg Machine

       Pada tahun 2021, beberapa dosen di program studi Geofisika FMIPA Universitas Bengkulu terlibat aktif dalam melaksanakan salah satu kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni Program Pengabdian Kepada Masyarakat atau dikenal dengan singkatan PPM. Kali ini dosen program studi Geofisika dengan nama Nanang Sugianto, S.Si., M.Sc dan Refrizon S.Si., M.Si berkolaborasi dengan salah satu dosen program studi Peternakan Universitas Bengkulu Muhammad Dani, S.Pt., M.Sc dalam memberikan pelatihan penerapan incubator egg machine kepada kelompok usaha bersama RT. 12., RW. 01, Kelurahan Sukamerindu Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu (yang kemudian disebut sebagai mitra). Kegiatan PPM ini juga melibatkan beberapa mahasiswa aktif baik dari prodi Geofisika, Fisika maupun dari prodi Peternakan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini didanai oleh PNBP FMIPA Universitas Bengkulu melalui Hibah PPM Pembinaan FMIPA Tahun Anggaran 2021.

      Pelaksanaan PPM ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra, yakni pengadaan DOD (Day Old Duck) itik manila manila. Awal tahun 2021, ketua RT 12 bersama beberapa anggota masyarakat membentuk kelompok usaha bersama dalam budidaya unggas itik manila. Di Kota Bengkulu, pengadaan DOD sangatlah sulit. Produksi DOD itik manila milik mitra dilakukan secara natural (pengeraman induk), dinilai sangat lambat dan memliki keberhasilan tetas 50%. Penggunaan mesin tetas telur (incubator egg machine) dinilai dapat menjadi solusi alternatif untuk pemecahan masalah yang dialami oleh mitra. Tujuan ppm ini adalah memberikan pengetahuan dan keteramp ilan kepada mitra untuk secara mandiri untuk mampu menerapkan teknologi mesin penetas telur otomatis sebagai solusi pengefektifkan produksi  DOD itik manila untuk meningkatkan kuantitas dan kecepatan produksi itik manila yang nantinya akan berdampak pada peningkatan income bagi mitra. Sementara manfaat ppm ini adalah untuk (1) meningkatkan Kapasitas SDM serta Keterampilan Mitra memahami teknik budidaya itik manila dan produksi DOD melalui penerapan Teknologi Incubator Egg Machine, (2) Peningkatan efektifitas dan efisiensi produksi DOD, dan (3) Menjadi informasi Edukatif dan percontohan teknologi tepat guna bagi masyarakat sekitarnya.

      Metode PPM yang diterapkan adalah memberikan pembelajaran, pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan teori dan praktek yang meliputi dasar-dasar dalam budidaya peternakan unggas (itik manilia), manajemen pengelolaan dan perawatan itik manila (pakan, perkandangan dan pencegahan serta mengatasi penyakit pada itik manila), dasar-dasar dan penggunaan mesin penetas telur. Hasil Pre-test dan post-test memberikan gambaran bahwa mitra telah memahami teknik pemilihan telur untuk proses penetasan, teknik operasi dan maintenance mesin tetas telur full otomatis, dan teknik perawatan mulai dari DOD hingga itik manila dewasa. Khalayak sasaran juga dibekali teknik menjaga kondisi kandang yang ideal, pakan utama, dan pakan alternatif untuk itik manila. Proses pendampingan oleh tim pengabdian terus dilakukan agar optimalisasi produksi itik manila bagi kelompok usaha bersama ini dapat tercapai dengan baik.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *